Cross-Madzhab Comparison of Fiqh as an Effort to Strengthen Religious Moderation in Islamic Religious Education

Authors

  • Shokhibul Mighfar Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.63738/aslim.v2i4.55

Keywords:

Cross Madzhab Comparison, Fiqh, Religious Moderation, Islamic Religius Education

Abstract

Indonesian society is plural and requires a religious approach that is inclusive, tolerant, and balanced. Inter-sectarian comparison is considered important because it can demonstrate that the diversity of opinions in Islamic jurisprudence is an intellectual wealth of Islam that can promote moderation and prevent students from fanaticism. This study aims to analyze cross-sectarian comparative studies as an effort to strengthen religious moderation in Islamic Religious Education. This study uses a qualitative method with a Library Research approach. The results of the study show that religious moderation in Islam emphasizes the principles of tolerance, openness, and justice. In Islamic Religious Education, strengthening religious moderation can be done thru teacher example, implementation of a moderation-based curriculum, integration of moderate values into all materials, and dialogical and participatory teaching methods. Cross-madzhab comparative studies are relevant in shaping moderate attitudes because they provide a proportional understanding of the differences in scholars' opinions, thus fostering an inclusive perspective and preventing students from adopting fanaticism or claiming sole truth. Interfaith comparison should be positioned as a supporting means that enriches students' religious perspectives, not as an arena to emotionally sharpen sectarian differences. Thus, cross-madzhab comparative integration in Islamic Religious Education learning has the potential to strengthen students' characters to be more inclusive, tolerant, and capable of living harmoniously in a multicultural society.

References

Adedo, E., & Deriwanto, D. (2024). Perkembangan Media Digital Dan Pemanfaatannya Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Institut Agama Islam Negeri Curup.

Al-Faruq, U., Zahro, A. F., Az-Zahra, S. F., & Adhani, I. A. (2024). Dinamika Hukum Islam Di Masa Imam Madzhab. Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia ISSN:, 3(3), 22–33.

Fazillah, N. F. N. (2024). Integrasi Konsep Moderasi Beragama dalam Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Nusantara, 9(1), 136–150.

Dewi, G. (2023). Pendidikan Agama Islam Dan Moderasi Beragama. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 1(2), 26–33. https://doi.org/10.61722/jipm.v1i2.12

Hamzah, A. (2020). Metode kepenulisan Pustaka (Library Reseach). Literasi Nusantara Abadi.

Harahap, I. (2019). Memahami Urgensi Perbedaan Mazhab dalam Konstruksi Hukum Islam di Era Millenial. Jurnal Al-Maqasid: Jurnal Kesyariahan Dan Keperdataan, 5(1), 1–13.

Hilmy, M. (2013). Whither indonesia’s islamic moderatism? A Reexamination on the Moderate Vision of Muhammadiyah and NU. Journal of Indonesian Islam, 7(1), 24–48.

Holili, M., Maskuri, M., & Amirudin, Y. (2025). Implementasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Brawijaya Smart School Kota Malang. Vicratina: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 10(6).

Harahap, I. A. J., Sinaga, A. I., & Al Farabi, M. (2025). Analisis Perbandingan Pendidikan Moderasi Beragama. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama. 8, 113–132.

Ikhwan, M., Azhar, Wahyudi, D., & Alfiyanto, A. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Indonesia. Realita : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam, 21(01), 1–15.

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Islam, K. N. (2020). Moderasi Beragama di Tengah Pluralitas Bangsa: Tinjauan Revolusi Mental Perspektif Al-Qur’an. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 13(1). https://doi.org/10.35905/kur.v13i1.1379

Kurniawan, A. W., Awaludin, M., & Husein, M. F. (2023). Perbandingan Metode Memahami Perbedaan Diantara Ulama Mazhab Fiqih. Journal Islamic Education, 1(2), 73–80.

Mahardika, B. (2024). Implementasi Nilai Moderasi Beragama pada Mata Pelajaran Pendidikan Islam Sebagai Basis Pengembangan Karakter Anak didik di Tumbuh High School. An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Studi Islam, 11(1), 81–109. https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v11i1.2018

Melisa, K., Lutfia, N., Saptura, A., & Zulkarnain, A. I. (2025). Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah. Journal of Innovative & Creativity. 5(2), 416–424.

Mitra, S. N., & Yurna, Y. (2023). Menatap Fiqh Kedepan Dalam Merealisasikan Perbedaan Mazhab Menjadi Rahmat. Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 5(2), 35–46. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/ay.v5i2.459

Mubarok, G. A., & Muslihah, E. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Membentuk Sikap Keberagaman dan Moderasi Beragama. Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 115–130.

Mujib, A., & Madian. (2022). Moderasi Pendidikan Islam di Indonesia. JIES (Journal of Islamic Education Studies), 1(1), 24–32.

Musyahid, A., Mustafa, A., & Asti, M. J. (2022). Pengembangan Moderasi Bermazhab di Kalangan Mahasiswa Perbandingan Mazhab dan Hukum UINAM: Relevansi Pemikiran Islam Moderat. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, 15(1), 138–158.

Nuraeni, H. A., Alsyaina, Y. R., & Octavia, Z. S. (2024). Pentingnya Mengenal Mazhab-Mazhab Fiqih Bagi Umat Muslim di Indonesia. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 7(4), 1424–1432. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i4.1118.The

Nuraisyah, A. R. (2023). Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 55. https://doi.org/10.52434/jpai.v1i2.2691

Nasihuddin, M. (2024). Menakar Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Islam: Strategi Dan Dampak. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 5(2), 182–194. https://doi.org/10.58401/salimiya.v5i2.110

Susanti, S. (2022, October 30). Moderasi Beragama dalam Masyarakat Multikultural. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2), 168-182. https://doi.org/https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1065

Rakhman, A. B., & Tarmudi. (2024). Nalar Fiqh Perbandingan Sebagai Paradigma Moderasi Beragama dalam Pandangan Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthi (1929 - 2013 M). An Nur: Jurnal Studi Islam, 16(2), 194–212.

Sholihah, A. N., & Solihin. (2022). Konflik Terhadap Pemahaman Antar Kelompok Keagamaan Persatuan Islam (PERSIS) dan Nahdatul Ulama (NU). Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(53). Retrieved from https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/proceedings/article/view/824

Sudirman, S., Hidayah, S. I. N., & Agustina, C. D. (2023). Strategi Guru PAI dalam Menanamkan Konsep Moderasi Beragama melalui Pembelajaran PAI. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 10(1), 531–542.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Shokhibul Mighfar. (2025). Cross-Madzhab Comparison of Fiqh as an Effort to Strengthen Religious Moderation in Islamic Religious Education. Aslim: Journal of Education and Islamic Studies, 2(4), 298–306. https://doi.org/10.63738/aslim.v2i4.55

Issue

Section

Articles